Asap
dari rokok yang dibakar dan dihisap perokok, mengandung beberapa bahan kimia
1.
Nikotin.
Menurut
Sue Amstrong nikotin merupakan bahan kimia berminyak yang tidak berwarna dan
merupakan racun paling keras. Jika seseorang menyuntikkan sejumlah nikotin yang
terkandung dalam sebuah cerutu kepad seseorang pria yang berpostursedang maka,
ia akan mati dalam beberapa menit. Bila cerutu dihisap, tidak semua nikotin
diserap dan penyebaranya berlangsung lebih lama yang memmungkinkan tubuh untuk
menanggulangi racun tersebut (Meitasari Tjandra, 1995 : 7)
Menurut
PP no. 81 Pasal 1 ayat (2). Nikotin adalah zat atau bahan senyawa perrolidin
yang terdapat dalam Nicotina tobacum, Nicotina rustica dasn sepesies lainnya
atau sitentisnya yang bersifat adiktif dan dapat mengakibatkan ketergantungan.
2.
Tar
berwarna
coklat kekuning kuningan. Telah mengakibatkan kanker pada hewan percobaan (
Rosalina Hanis, 2000 : 40)
3Gas
Karbon Monoksida (CO).
Bersifat
toksis yang bertentangan dengan dengan gas oksigen dalam transport hemoglobin
(dr. drh. Mangku Sitepoe, 2000:29)
4.
Timah Hitam (Pb).
Ambang
batas yang diperbolehkan dalam tubuh adalah 20 mikrogram/hari ((dr. drh. Mangku
Sitepoe, 2000:30)
5.
Eugenol.
Hanya
terdapat dalam rokok kretek dan tidak terdapat dalam rokok putih, sebab rokok
putih btidak dicampur dengan cengkeh. Eugenol merupakan minyak cengkeh yang
berguna sebagai antiseptic, anestetik, dan antipiritik (dr. drh. Mangku
Sitepoe, 2000:30)
6.
Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya
beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh.
7.
Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu
kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan.
Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara.
Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya
daripada polusi di jalanan raya yang macet.
Bahaya
Merokok
kandungan
bahan kimia yang demikian itu tentu membawa dampak yang sangat buruk.
diantaranya :
Di
Indonesia, ada 57.000 jiwa meninggal dunia setiap tahun akibat merokok, atau
158 jiwa meninggal dunia setiap harinya akibat merokok. Selain itu, dijumpai 12-13
juta jiwa diantaranya akan meninggal dunia pada usia muda ( harian Kompas 21
Maret 2000)
Merokok
juga mengakibatkan pncemaran udara. Apalagi merokok di dalam ruangan, asapnya
membuat ruangan tidak sehat. Sebagai penyebab polusi udara dalam ruangan, rokok
memberikan polutan berupa gas dan logam-logam berat. Gas dalam asap rokok
berupa CO, NO2 formaldehid dan lain-lain yang bersifat kanserogenik. Sedangkan
logam berat berupa berupa kadnium (Ca),m arsen (As) dan krom (Cr) dan timah
(Pb), Nikel (Ni), dll yang bersifat racun bagi tubuh. Gangguan akut dari polusi
udara akibat asap rokok adcalah bau tidak sedap, iritasi mata, iritasi hidung,
tenggorokan, menstimulasi kumatnya penyakit asama, kanker paru-paru, gangguan
pernapasan dan beberapa hal penyakit menonjol bagi anak-anak. Misalnya penyakit
telinga, infeksi saluran pernapasan, dan batuk yang menghsilkan dahak

